logo

MPR RI Micro Site

Minggu, 24 Juni 2018 | Edisi : Indonesia
Majelis Show

Besok, MPR Gelar Acara Doa dan Dzikir Bersama

Senin, 28 Agu 2017 - 21:36:13 WIB
Ferdiansyah, TEROPONGSENAYAN
42maruf-cahyono-mpr.jpg
Sumber foto : Humas MPR
Maruf Cahyono

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--MPR akan menggelar acara "Doa dan Dzikir Bersama" di Gedung Nusantara IV, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono mengatakan kegiatan itu dilakukan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) MPR yang ke-72.

Menurut Ma'ruf, semua kegiatan yang dilakukan di MPR sifatnya tidak hanya seremonial namun bagaimana kita juga merefleksikan diri setelah 72 tahun MPR berkiprah.

"Tentu proyeksi ke depan MPR harus lebih baik berkiprah dan berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Diuraikannya, dalam rangkaian HUT MPR sebelumnya telah didahului oleh berbagai kegiatan. Semua rangkaian kegiatan HUT, diisi dengan berbagai kegiatan yang reflektif dan proyektif terhadap perjalanan bangsa ke depan khususnya terkait implementasi, wewenang dan tugas MPR.

Dari kegiatan itu diharapkan MPR bisa mendapatkan momentum agar ke depan MPR lebih kontributif dalam penyelenggaraan negara.

"Sebagai salah satu bagian dari organ tata negara yang diberi mandat oleh konstitusi untuk melaksanakan wewenang dan tugas tentu saja MPR harus terus meneruskan menyesuaikan dengan perkembangan politik, tata negara dan masyarakat. Untuk itulah makanya kenapa HUT MPR ke-72 dimanfaatkan untuk reflektif dan proyektif," papar Ma'ruf.

Acara doa dan dzikir bersama sendiri, menurut Ma'ruf adalah dalam konteks kita ingin bersyukur setelah 72 tahun MPR bisa berkiprah dan berperan.

"Kita berdoa semoga ke depan MPR tetap mampu menjalankan tugas dan wewenang konstitusional sesuai dengan harapan masyarakat," harapnya.

Bila sesuai dengan harapan masyarakat maka kepercayaan terhadap MPR akan semakin baik sehingga keberadaannya memiliki peran yang semakin baik.

Diungkapkan, dalam acara dzikir dan doa bersama, MPR akan mengundang pimpinan-pimpinan lembaga negara, tokoh masyarakat dan alim ulama.

"Karena ini dzikir dan doa maka acara itu juga melibatkan seluruh masyarakat. Kita bersama-sama melaksanakan doa itu," tambahnya.

Pelaksanaan berada di salah satu gedung di komplek parlemen, menurut Maruf Cahyono, untuk menunjukan upaya MPR ikut membangun satu kebersamaan dan toleransi sehingga MPR betul-betul memiliki performance di masyarakat bahwa ternyata MPR bisa melaksanakan kegiatan keagamaan.(yn)