logo

MPR RI Micro Site

Selasa, 16 Oktober 2018 | Edisi : Indonesia

Fraksi Golkar Sosialisasikan Kampanye Bermartabat

Senin, 08 Okt 2018 - 10:02:27 WIB
Ferdiansyah, TEROPONGSENAYAN
78Agun-Gunanjar-Sudarsa(3).jpg.jpg
Sumber foto : Humas MPR RI
Agun Gunadjar Sudarsa

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Fraksi Partai Golkar di MPR akan mengedukasi dan mensosialisasikan kampanye damai, bersih, dan bermartabat lewat seminar nasional. Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR, Agun Gunadjar Sudarsa, mengakui pemilu-pemilu sebelumnya selalu menyisakan masalah. Untuk itu dirinya berharap pada Pemilu yang akan datang, tahun 2019, pengalaman pada masa lalu itu tak terulang.

“Apalagi Pemilu yang akan datang, Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif digelar bersama," ujar Agun, Jumat (5/10/2018).

Menurut pria yang akrab dipanggil Kang Agun, Pemilu 2019 memiliki sifat, karakter, dan teknis penyelenggaraan yang lebih kompleks. “Pemilu serentak untuk pertama kali dalam sejarah politik nasional. Untuk itu membutuhkan kesiapan dan partisipasi aktif dari semua," kata dia.

Fraksi Golkar akan menggelar seminar nasional yang rencananya diadakan pada 15 Oktober 2018 dengan bertema ‘Membangun Pemilu 2019 yang Damai, Bersih, dan Bermartabat’. Seminar yang akan dibuka oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan diselenggarakan di Gedung KK I, Gedung Nusantara, Komplek MPR/DPR/DPD, Jakarta, itu menurut Agun akan menampilkan beragam tema dan pembicara. Dikatakan, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Ketua Bawaslu Abhan, dan mantan anggota KPU Valina Singka akan menjadi pembicara dalam seminar itu.

Menurut Agun, meski Golkar mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amien namun dalam seminar ini, semua pimpinan partai politik dan pimpinan tim kampanye nasional dari semua pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu Presiden 2019 akan diundang.

“Kami juga mengundang pimpinan perguruan tinggi," ujar dia.

Dirinya berharap seminar yang akan digelar oleh Fraksi Partai Golkar di MPR itu mampu memberi pencerahan untuk mewujudkan Pemilu yang semakin berkualitas, damai,  santun, etis, bersih, menjalin persatuan dan kesatuan.

“Pemilu yang mampu menghasilkan pemerintahan yang efektif guna mewujudkan kesejahteraan rakyat”, harapnya.(yn)